Tidore – Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, SIK, MH, memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Perwira dan Bintara Polri Periode 1 Juli 2026 serta PNS Polri Periode 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolresta Tidore, Kelurahan Goto, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (30/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Kota Tidore, Ny. Deby Ampi, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Tidore, para petugas, seluruh personel Polresta Tidore, serta anggota Bhayangkari Cabang Kota Tidore.
Dalam amanatnya, Kapolresta Tidore menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan suatu bentuk penghargaan institusi atas personel loyalitas, dedikasi, dan prestasi dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Hari ini sebanyak 48 personel resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi, yang terdiri dari 1 Perwira, 46 Bintara, dan 1 PNS Polri. Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Semoga amanah ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolresta.
Kapolresta Tidore menegaskan, kenaikan pangkat bukan hanya sekedar diberikan, tetapi juga membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar, tantangan tugas yang semakin kompleks, serta tuntutan untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kenaikan pangkat harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja. Tidak adanya bahwa Polri Presisi benar-benar hadir dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Tidore juga memberikan beberapa pesan kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat, baik anggota Polri maupun PNS Polri. Ia mengajak seluruh personel untuk mensyukuri amanah tersebut dengan bekerja lebih baik, lebih ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
Selain itu, Kapolresta Tidore mengingatkan agar seluruh personel senantiasa menjaga nama baik institusi dan keluarga, serta menyampaikan penghargaan kepada Bhayangkari dan keluarga yang selama ini menjadi sumber semangat dan dukungan dalam menjalankan tugas.
“Semakin pangkat tinggi, hendaknya semakin rendah hati. Hindari sikap arogan dan teruslah memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, profesional, dan berintegritas,” pesannya.







