Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Peristiwa ini terjadi pada salah satu lahan di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, pada Selasa (15/9), dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare.
Kebakaran tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat yang melihat kepulan asap tebal dari arah Desa Hidayat. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Sat Samapta Polres Halmahera Selatan langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati api telah menyebar cukup luas dan berpotensi merambat ke area lahan lain hingga mendekati permukiman warga.
Dalam upaya pemadaman, personel Sat Samapta Polres Halsel bersinergi dengan personel Polsek Pulau Bacan, TNI Yonif TP 867/Satria Manggasa Bacan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta masyarakat sekitar. Polres Halsel turut mengerahkan satu unit mobil Water Cannon Sat Samapta untuk melakukan penyemprotan pada titik api yang tidak dapat dijangkau. Sementara itu, satu unit kendaraan pemadam dari Yonif TP Satria Manggala dan satu unit dari Dinas Pemadam Kebakaran juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih enam hingga tujuh jam, mulai dari siang hingga malam hari. Masyarakat sekitar juga terlihat turut membantu dengan mengambil air dari Water Cannon yang telah disediakan untuk menyiram sejumlah titik api yang sulit dijangkau kendaraan. Berkat kerja sama dan sinergi seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIT.
Berdasarkan informasi awal dari masyarakat di sekitar lokasi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran rumput di dekat sungai. Namun, terkait penyebab pasti serta pihak yang melakukan pembakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kondisi cuaca yang panas dan angin kencang membuat api dengan cepat menjalar sehingga sempat berpotensi mendekati kawasan permukiman warga.
Kapolres Halmahera Selatan melalui Kasi Humas Ipda Hermansyah menyampaikan bahwa keberhasilan pemadaman tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama antara Polri, TNI, Damkar, serta masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat penyebaran api.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Apabila melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas serta membahayakan permukiman warga,” ujar Ipda Hermansyah.
Setelah api berhasil dipadamkan, personel Sat Samapta Polres Halsel tetap melakukan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan. Polres Halmahera Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan bersama-sama mencegah Karhutla demi menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat.






