Tidore – Polresta Tidore bersama jajaran melaksanakan mitigasi pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara dan turut berdampak di Kota Tidore Kepulauan, Kamis (2/4/2026).
Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan langkah-langkah mitigasi guna memastikan kondisi keamanan serta keselamatan masyarakat tetap terjaga.
“Polri khususnya Polresta Tidore bersama jajaran langsung melaksanakan mitigasi pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di Sulawesi Utara dan berdampak di wilayah Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, tercatat sebanyak 27 rumah warga mengalami kerusakan yang tersebar di beberapa kecamatan, dengan rincian sebagai berikut:
- Kecamatan Oba:
– Kelurahan Payahe: 1 rumah rusak
– Desa Kosa: 5 rumah rusak
– Desa Koli: 9 rumah rusak
– Desa Bale: 3 rumah rusak - Kecamatan Oba Selatan:
– Desa Maidi: 1 rumah rusak - Kecamatan Oba Utara:
– Kelurahan Guraping: 4 rumah rusak
– Desa Kusu: 1 rumah rusak - Kecamatan Oba Tengah:
– Desa Lola: 1 rumah rusak
– Desa Siokona: 2 rumah rusak
Kapolresta Tidoore menambahkan bahwa selain melakukan pendataan, personel juga dikerahkan untuk membantu warga terdampak serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif pasca gempa.
“Personel kami juga melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan,” tambahnya.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Kota Tidore Kepulauan terpantau aman dan kondusif, meskipun masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan situasi.






