Persyaratan dan Prosedur Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Unit Pelayanan Satuan Intelijen Keamanan Polri Polresta Tidore menyampaikan informasi terkait dengan persyaratan dan Prosedur Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Jumat (18/08/23).

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), sebelumnya dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seseorang pemohon/warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut. (Vide Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014).

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) memiliki masa berlaku sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu maka SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan.

Bagi pemohon yang ingin membuat SKCK dapat melengkapi persayaratan.

A. Persyaratan Memperoleh SKCK bagi Warga Negara Indonesia (WNI) meliputi :

1. Membawa Fotocopy KTP dengan menunjukkan KTP asli ;

2. Membawa Fotocopy  kartu keluarga;

3. Membawa Fotocopy akte lahir;

4. Membawa Fotocopy identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP;

5. Membawa Pas foto berwarna merah dan berukuran 4×6 sebanyak 6 (enam) lembar; dan

6. Wajib melampirkan Fotocopy Paspor bagi WNI yang akan ke luar negeri.

B. Persyaratan memperoleh SKCK bagi Warga Nrgara Asing (WNA)  meliputi :

1. Membawa Surat permohonan dari Sponsor, Perusahaan atau Lembaga yang memperkerjakan, menggunakan atau yang bertanggung jawab kepada WNA;

2. Membawa Fotocopy paspor;

3. Membawa Fotocopy Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Ijin Tinggal Tetap (KITAP);

4. Membawa Pas foto berwarna kuning berukuran 4×6 sebanyak 6 (enam) lembar

Kini mulai tanggal 20 Maret 2023 secara resmi Portal Registrasi SKCK Online di https://skck.polri.go.id/ telah dinonaktifkan. Penonaktifan ini berdasarkan surat pemberitahuan Kapolri nomor : B/2134/III/REN.2./2023/Div TIK.

Selanjutnya pemohon yang akan melakukan registrasi SKCK secara online diarahkan untuk melakukan registrasi melalui aplikasi SUPERAPPS PRESISI POLRI yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.

Berikut langkah-langkah melakukan pendaftaran SKCK baru secara online melalui aplikasi:

1. Download aplikasi SUPERAPPS PRESISI POLRI;

2. Registrasi SKCK online dengan Masuk/Daftar Baru akun;

3. Pilih menu “SKCK”, lalu klik opsi “Ajukan SKCK”;

4. Lampirkan dokumen persyaratan pembuatan SKCK;

5. Isi formulir pendaftaran SKCK secara lengkap dan benar;

6. Lakukan pembayaran pembuatan SKCK;

7. Cetak tanda bukti berupa barcode untuk mengambil SKCK fisik;

8. Kunjungi Loket Pelayanan SKCK di Polda/Polres/Polsek dengan membawa barcode dan persyaratan dokumen untuk pengambilan SKCK fisik.

Cara Pembuatan SKCK Baru Offline

Untuk melakukan pembuatan SKCK baru secara offline bisa dengan mendatangi langsung kantor Polisi di Loket Pelayanan SKCK Polda/Polres/Polsek sesuai domisili. Berikut langkah-langkah pembuatan SKCK baru secara offline:

1. Datang ke Loket Pelayanan SKCK di Polda/Polres/Polsek;

2. Pembuatan sidik jari oleh petugas sidik jari;

3. Membawa dokumen persyaratan pembuatan SKCK baru;

4. Mengisi formulir pembuatan SKCK baru yang disediakan;

5. Isi formulir pendaftaran SKCK secara lengkap dan benar;

6. Lakukan pembayaran pembuatan SKCK dan tunggu proses sampai selesai.

Untuk Biaya/tarif SKCK sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 76 tahun 2020 tentang tarif dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang berlaku pada polri sebesar Rp. 30.000.-

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *