Sebagai bentuk penghormatan, Polresta Tidore gelar tradisi pedang pora melepaskan AKP (Purn) Suleman Fatah yang telah purna tugas di Polresta Tidore, Jumat (24/04/2026)
Sekira pukul 09.00 pagi tadi suasana hening, haru bercampur sedih ketika terdengar lantunan musik pelepasan mengiringi langkah kaki AKP (Purn) Suleman Fatah didampingi istri dan keluarga memasuki gerbang pora.
Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan upacara pedang pora merupakan tradisi bagi personel Polri yang menjalani wisuda purna bakti wajib untuk dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

“Tradisi Pedang Pora disimbolkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa pengabdian anggota Polri yang selesai masa tugasnya.” Ujar Kapolresta
Upacara Pedang Pora yang dilakukan oleh Para Perwira Polresta Tidore kepada anggota purna tugas ini menunjukan semangat mengantarkan rekan kerjanya yang telah selesai masa tugas dengan harapan semoga kita semua yang masi aktif melaksanakan tugas terus semangat dan terus menjaga nama baik institusi.
“Semoga kita semua selalu dalam lindungan tuhan yang maha esa sehingga bisa sampai dimasa purna tugas dalam keadaan sehat.” Tambah Kapolresta







