Tidore — Polresta Tidore mengikuti kegiatan Commander Wish Kapolda Maluku Utara yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bertempat di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polresta Tidore, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Tidore, Kompol Mirsan Yassin, S.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polresta Tidore, para perwira, dan bintara yang menduduki jabatan perwira di lingkungan Polresta Tidore.
Dalam arahannya, Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., menyampaikan 12 poin penting yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas bagi seluruh personel Polda Maluku Utara.
Adapun poin-poin tersebut meliputi :
1. Peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara;
2. Mewujudkan personel Polda Maluku Utara yang profesional, modern, dan terpercaya dalam pelaksanaan tugas kepolisian;
3. Menjaga soliditas internal Polri serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat;
4. Mengedepankan pelayanan publik yang humanis, cepat, transparan, serta bebas dari pungutan liar maupun penyalahgunaan wewenang;
5. Menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pendekatan preventif dan problem solving;
6. Menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum seperti korupsi, narkoba, perjudian, dan tindak pidana yang meresahkan masyarakat;
7. Mendukung program pemerintah dalam pembangunan daerah, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
8. Mendukung program pembentukan Kampung Adat sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan kearifan lokal, dan menjaga harmonisasi sosial masyarakat Maluku Utara;
9. Mendukung pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat agar aktivitas pertambangan dapat berjalan secara legal, tertib, dan berkelanjutan;
10. Mengoptimalkan pengawasan internal guna menciptakan budaya kerja yang disiplin, bersih, dan berintegritas;
11. Menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjaga etika, moral, serta citra institusi Polri;
12. “Polri Hadir untuk Masyarakat”, melalui kerja nyata, pengabdian tulus, dan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., juga menyampaikan penerapan sistem reward and punishment di lingkungan Polda Maluku Utara. Pemberian penghargaan diberikan kepada personel yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, prestasi, inovasi, serta keberhasilan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, penegakan disiplin atau punishment diberikan kepada personel yang melakukan pelanggaran kode etik, disiplin, maupun tindak pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan hukuman dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu sebagai bentuk komitmen menjaga marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Melalui penerapan reward and punishment, diharapkan seluruh personel Polda Maluku Utara dapat meningkatkan integritas, disiplin, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat






